Jumat, 28 November 2014

Mengapa Anda Tidak Menangis Saat Membaca Al Quran?




Tahukan anda, mengapa anda tidak menangis saat membaca al-Qur`an?

Sampai kabar kepada Imam Ahmad bin Hanbali bahwa salah seorang muridnya selalu bangun malam dan mengkhatamkan al-Qur`an secara sempurna hingga terbit fajar. Kemudian dilanjutkan dengan sholat subuh.

Imam Ahmad (A) pun ingin mengajarkannya cara mentadabburi al-Qur`an. Datanglah ia kepada muridnya itu, kemudian berkata: "Aku dengar kamu melakukan ini dan itu..?”

Muridnya (M) menjawab: "Ya"

A: "Kalau begitu, coba nanti malam kamu lakukan seperti yang kemarin-kemarin kamu lakukan, tapi saat membaca al-Qur`an, bayangkan kamu membacanya di hadapanku. Atau seakan-akan aku mengawasi bacaanmu.

Keesokan harinya, datanglah si murid, dan Imam Ahmad bertanya hasilnya. Si murid menjawab: "Aku hanya bisa membaca 10 juz saja"

A: "Coba nanti malam baca al-Qur`an seakan-akan kamu membacanya di hadapan Rasulullah SAW"

Keesokan harinya si murid datang lagi dan berkata: "Ya imam, aku hanya sanggup membaca juz 'amma saja"

A: "Nah sekarang, cobalah nanti malam kamu baca al-Qur`an seakan-akan di hadapan Allah 'Azza wa Jalla"

Si murid pun kaget disuruh seperti ini.

Keesokan harinya, si murid datang dengan mata bengkak akibat dari menangis. Imam Ahmad pun bertanya: "Apa yg kamu lakukan anakku?"

Si murid menjawab sambil menangis: "Ya imam, demi Allah, sepanjang malam aku tidak bisa menyempurnakan bacaan surat al-Fatihah"

Al-Qur`an adalah kalam Allah kepada kita.. Maka bacalah ia dengan hati, bukan hanya sekedar dengan lisan. Semoga ALLAH mengumpulkan kita di hari kiamat kelak bersama golongan hamba-hamba-Nya yang senantiasa memuliakan Al-Qur'an. Aamiin.

Kisah Seorang Pencuri Kue




Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu malam. Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba. Untuk menghabiskan waktu, ia membeli buku dan sekantong kue di toko bandara lalu menemukan tempat untuk duduk. Sambil duduk wanita tersebut membaca buku yang baru saja dibelinya.

Dalam keasyikannya tersebut ia melihat lelaki disebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua dari kue yang berada diantara mereka. Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan.
Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam. Sementara si Pencuri Kue yang pemberani menghabiskan persediaannya. Ia semakin kesal sementara menit-menit berlalu. Wanita itupun sempat berpikir "Kalau aku bukan orang baik, sudah kutonjok dia!" Setiap ia mengambil satu kue, si lelaki

juga mengambil satu. Ketika hanya satu kue tersisa, ia bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelaki itu. Dengan senyum gugup di wajahnya, si lelaki mengambil kue terakhir dan membaginya dua. Si lelaki menawarkan separo miliknya, sementara ia makan yang separonya lagi. Si wanita pun merebut kue itu dan berpikir "Ya ampun orang ini berani sekali, dan ia juga kasar, malah ia tidak kelihatan berterima kasih." Belum pernah rasanya ia begitu kesal.

Ia menghela napas lega saat penerbangannya diumumkan. Ia mengumpulkan barang miliknya dan menuju pintu gerbang. Menolak untuk menoleh pada si "Pencuri tak tahu terima kasih!".

Ia naik pesawat dan duduk di kursinya, lalu mencari bukunya, yang hampir selesai dibacanya. Saat ia merogoh tasnya, ia menahan napas dengan kaget. Di situ ada kantong kuenya, di depan matanya. "Kok milikku ada disini?", erangnya dengan patah hati. Jadi kue tadi adalah milik lelaki itu dan ia mencoba berbagi.

Terlambat untuk minta maaf, ia tersandar sedih. Bahwa sesungguhnya dialah yang kasar, tak tahu terima kasih, dan dialah pencuri kue itu.

Dalam hidup ini kisah pencuri kue seperti tadi sering terjadi. Kita sering berprasangka dan melihat orang lain dengan kacamata kita sendiri.

Serta tak jarang kita berprasangka buruk. Orang lainlah yang kasar, orang lainlah yang tak tahu diri, orang lainlah yang berdosa, orang lainlah yang salah. Padahal kita sendiri yang mencuri kue tadi, padahal kita sendiri yang tidak tahu.

Kita sering mengomentari, mencemooh pendapat, atau gagasan orang lain sementara sebetulnya kita tidak tahu betul permasalahannya.

Apakah Tuhan Benar-Benar Ada?





Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, ia telah kembali ke tanah air, sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama (ustadz)/siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaan darinya.

Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.

Pemuda :: (Dengan nada sombong pemuda itu bertanya) Anda siapa...?? Dan apakah bisa menjawab pertanyaan saya...??
Ustadz :: Saya hanya hamba ALLAH & dengan izinnya saya akan menjawab pertanyaan Anda.

Pemuda :: (Tetap dengan nada sombong) Anda yakin....?? Sedang profesor & banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.

Ustadz :: Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya...!!

Pemuda :: Saya punya 3 buah pertanyaan...??

1. Kalau memang TUHAN itu ada, tunjukkan wujud TUHAN kepada saya?

2. Apakah yang dinamakan TAKDIR...??

3. Kalau SETAN diciptakan dari api, kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat setan, sebab mereka memiliki unsur yang sama? Apakah TUHAN tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba pemuka agama tersebut menampar pipi si pemuda dengan keras.

(sambil menahan sakit) si Pemuda berkata ::

Pemuda :: Kenapa...?? Anda marah kepada saya...??

Ustadz :: Saya tidak marah...!!! Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya...!!

Pemuda :: Saya sungguh-sungguh tidak mengerti...??!!

Ustadz :: Bagaimana rasanya tamparan saya...??!!

Pemuda :: Tentu saja saya merasakan sakit...!!

Ustadz :: Jadi Anda percaya bahwa sakit itu ada...?!!

Pemuda :: Ya... Percaya...!!

Ustadz :: Tunjukan pada saya wujud sakit itu...??!!

Pemuda :: Saya tidak bisa...!!

Ustadz :: Itulah jawaban pertanyaan pertama, kita semua merasakan keberadaan TUHAN tanpa mampu melihat wujudnya.

Ustadz :: Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya..??!!

Pemuda :: Tidak...!!

Ustadz:: Apakah pernah terpikir oleh Anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini...??!!

Pemuda :: Tidak...!!

Ustadz :: Itulah yang dinamakan TAKDIR...!!

Ustadz :: Terbuat dari apakah tangan yang saya gunakan untuk menampar anda...??!!

Pemuda :: Kulit...!!

Ustadz :: Terbuat dari apa pipi Anda...??!!

Pemuda :: Kulit...!!

Ustadz :: Bagaimana rasanya tamparan saya...??!!

Pemuda :: Sakit...!!

Ustadz :: Walaupun setan terbuat dari api dan neraka terbuat dari api, jika TUHAN berkehendak, maka neraka akan menjadi tempat menyakitkan bagi setan.

MASIHKAH ANDA MERAGUKAN KEHADIRAN 'TUHAN' DALAM HARI-HARI ANDA ?

Sampaikanlah kepada orang lain, maka ini akan menjadi Shadaqah Jariyah pada setiap orang yang Anda kirimkan pesan ini. Dan apabila kemudian dia mengamalkannya, maka kamu juga akan ikut mendapat pahalanya sampai hari kiamat...

SUBHANALLAH...

Tanda-Tanda Penyakit Hati





 Hati manusia, senantiasa bolak-balik, tiada tetap. kadang ia bersih,kuat iman, bercahaya, lemah lembut, tetapi suatu saat menjadi kotor, lemah iman, gelap gulita, buta, keras membatu terhadap kebenaran. Di antara penyebab hati yang kotor adalah tiada beriman kepada Tuhan dan banayak berbuat kesesatan.

Orang yang hatinya kotor dan sakit akan mudah digoda setan yang menjerumuskannya kepada perbuatan maksiat, dosa, dan kezaliman. Allah berfirman:

"Agar dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh setan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu, benar-benar dalam permusushan yang sangat'' (QS. 22: 53)

sebalikmya, orang yang senantiasa membersihkan hati dari berbagai penyakitnya akan tampil sebagai orang yang mukhlis, yaitu orang yang ikhlas menjalankan ibadah dan semua aktivitas kehidupan. Allah berfirman:

"Iblis menjawab, 'Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka'," (QS. 38: 82-83)

Manusia yang mempunyai penyakit di dalam hatinya mempunyai tanda-tanda, yaitu:

Kehilangan cinta yang tulus

Orang yang mengidap penyakit hati tidak akan boleh mencintai orang lain dengan benar. dia tidak mampu mencintai keluarganya dengan ikhlas. orang seperti itu agak sulit untuk mencintai Nabi, apalagi mencintai Tuhan yang lebih abstak. karena ia tidak dapat mencintai dengan tulus dia juga tidak adak mendapat kecintaan yang tulus dari orang lain. sekiranya ada yang mencintai dengan tulus, ia akan curiga akan kecintaan itu.

Tanda Tanda Penyakit Hati :

·         Kehilangan ketentraman dan ketenangan batin.
·         Memiliki hati dan mata yang keras.
·         Pengidap penyakit hati mempunyai mata yang sukar terharu dan hati yang sulit tersentuh.
·         Kehilangan kekhusyukan dalam ibadah.
·         Malas beribadah atau beramal.
·         Senang melakukan dosa.

Orang yang berpenyakit hati merasakan kebahagiaan dalam melakukan dosa. tidak ada perasaan bersalah yang mengganggu dirinya sama sekali.

Terdapat sebuah do'a yang isinya meminta agar kita diselamatkan dari berbagai jenis penyakit hati:

"Ya Allah aku berlindung kepadamu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyuk, nafsu yang tidak kenyang, mata yang tidak menangis, dan do'a yang tidak diangkat."

Merujuk pada do'a di atas, kita boleh menyimpulkan ciri-ciri orang yang berpenyakit hati sebagai berikut:

·         Memiliki ilmu yang tidak bermanfaat.
·         Mempunyai hati yang tidak boleh khusyuk.
·         Memiliki nafsu yang tidak pernah kenyang.
·         Doanya tidak diangkat dan didengar Tuhan.