Minggu, 30 November 2014

Cara Mudah Menghafal Asmaul Husna




Asmaul Husna adalah nama-nama Allah yang indah dan baik. Dan jumlah Asmaul husna ada 99 (sembilan puluh sembilan). Ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW seperti berikut ini :

“Bahwasanya Allah mempunyai 99 Nama, yakni seratus kurang satu. Barang siapa menghafalnya (menyebut di luar kepala) niscaya akan dimasukkan ke dalam surga”.

Manfaat menghafal Asmaul husna sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW adalah dimasukkan ke dalam surga. Akan tetapi pada kenyataannya masih banyak dari kita yang enggan mengamalkannya. Dengan alasan kesulitan dalam menghafal asmaul husna tersebut. Oleh karena itulah saya akan mencoba membagikan tips bagaimana supaya lebih mudah menghafal Asmaul husna tersebut.

Berikut ini cara menghafal Asmaul Husna dengan cepat dan mudah :

- Metode 2-2 : maksudnya menghafalkan 2 asmaul husna dalam sekali penghafalan. Contoh :

1.       Pastikan kamu telah memiliki daftar Asmaul Husna.

2.       Kelompokkan keseluruhan Asma dalam 10 kelompok, yakni:

A. Asma Husna nomer 1-10
B. Asma Husna nomer 11-20
C. Asma Husna nomer 21-30
D. Asma Husna nomer 31-40
E. Asma Husna nomer 41-50
F. Asma Husna nomer 51-60
G. Asma Husna nomer 61-70
H. Asma Husna nomer 71-80
I. Asma Husna nomer 81-89
J. Asma Husna nomer 90-99

- Kelompok A
01-02 --> Yã Rahmãnu Yã Rahimu
03-04 --> Ya Maliku Yã Quddũsu
05-06 --> Yã Salamu Ya Mu`minu
07-08 --> Ya Muhaiminu Yã `Azĩzu
09-10 --> Yã Jabbaru Yã Mutakabbiru

- Kelompok B
11-12 --> Yã Khaliqu Yã Bari`u
13-14 --> Yã Mushawwiru Yã Ghaffaru
15-16 --> Yã Qahharu Yã Wahhabu
17-18 --> Yã Razzaqu Yã Fattaĥu
19-20 --> Ya `Alĩmu Yã Qabidhu

- Kelompok C
21-22 --> Yã Basithu Yã Khafidlu
23-24 --> Ya Rãfi`u Ya Mu`izzu
25-26 --> Ya Mudzillu Yã Samĩ`u
27-28 --> Yã Bashiru Yã Ĥakamu
29-30 --> Ya `Adlu Yã Lathĩfu

- Kelompok D
31-32 --> Yã Khabiru Yã Ĥalĩmu
33-34 --> Yã `Adhimu Yã Ghafiru
35-36 --> Ya Syakũru Yã `Aliyyu
37-38 --> Ya Kabĩru Yã Ĥafidhu
39-40 --> Ya Muqĩtu Ya Ĥasĩbu

- Kelompok E
41-42 --> Ya Jalĩlu Ya Karĩmu
43-44 --> Ya Raqĩbu Ya Mujĩbu
45-46 --> Ya Wãsi`u Ya Ĥakĩmu
47-48 --> Ya Wadũdu Ya Majĩdu
49-50 --> Ya Ba`itsu Ya Syahĩdu

- Kelompok F
51-52 --> Ya Ĥaqqu Ya Wakĩlu
53-54 --> Ya Qawiyyu Ya Matĩnu
55-56 --> Ya Waliyyu Ya Ĥamĩdu
57-58 --> Ya Muĥshiyyu Ya Mubdi`u
59-60 --> Ya Mu`ĩdu Ya Muĥyĩ

- Kelompok G
61-62 --> Ya Mumĩtu Ya Ĥayyu
63-64 --> Ya Qayyũmu Ya Wãjidu
65-66 --> Ya Mãjidu Ya Wãĥidu
67-68 --> Ya Aĥad Ya Shamadu
69-70 --> Ya Qãdiru Ya Muqtadiru

- Kelompok H
71-72 --> Ya Muqaddimu Ya Mu`akhkhiru
73-74 --> Ya Awwalu Ya Ãkhiru
75-76 --> Ya Dhãhiru Ya Bãthinu
77-78 --> Ya Wãlĩ Ya Muta`ãlii
79-80 --> Ya Barru Ya Tawwãbu

- Kelompok I
81-82 --> Ya Muntaqimu Yã Afuwwu
83-84 --> Ya Ra`ũfu Yã Malikal Mulki
85 --> Ya Dzul Jalali Wal Ikrãm
86-87 --> Ya Muqsithu Ya Jamĩ`u
88-89 --> Ya Ghaniyyu Ya Mughni

- Kelompok J
90-91 --> Ya Mani`u Ya Dhãru
92-93 --> Ya Nafĩ`u Ya Nũru
94-95 --> Ya Hãdĩ Ya Badĩ`u
96-97 --> Ya Bãqĩ Ya Wãritsu
98-99 --> Ya Rasyĩdu Ya Shabũru

3. Selanjutnya dari masing-masing kelompok, dibagi lagi menjadi 5 sub kelompok (pasangan).

Misalnya pada kelompok A :
- Asma nomor 1 dan 2 --> YAA RAHMAANU YAA RAHIIMU
- Asma nomor 3 dan 4 --> YAA MALIKU YAA QUDDUUSU
- Asma nomor 5 dan 6 --> YAA SALAAMU YAA MU’MINU
- Asma nomor 7 dan 8 --> YAA MUHAIMINU YAA `AZIIZU
- Asma nomor 9 dan 10 --> YAA JABBAARU YAA MUTAKABBIRU

4. Dalam menghafal, Anda dapat menyebut Asma – misalnya nomer

Asma 1 dan 2 --> AR-RAHMAAN AR-RAHIIM (sebagai dzikir) atau menambah YAA di depan Asma (dalam contoh ini menjadi YAA RAHMAN YAA RAHIIM – ini seperti contoh di atas dan ini yang kami praktekkan)

5. Hafalkan 1 pasangan terlebih dahulu (misalnya YAA RAHMAN YAA RAHIIM). Caranya anda harus mengucapkannya berulang-ulang (misalnya 10x). Jangan berpindah ke pasangan selanjutnya (Asma nomer 3 dan 4) jika Asma nomer 1 dan 2 ini belum benar-benar hafal.

6. Jika Asma no 1 dan 2 sudah benar-benar hafal silahkan kamu hafalkan Asma no 3 dan 4. Caranya sama yaitu dengan mengucapkan berulang-ulang.

7. Jika Asma 3 dan 4 sudah hafal jangan terburu-buru menghafal ke pasangan Asma berikutnya (no 5 dan 6). Ucapkan kembali Asma nomer 1, 2, 3 dan 4 secara berurutan dan berulang-ulang hingga benar-benar hafal.

8. Jika Asma no 1, 2, 3 dan 4 sudah hafal silakan melanjutkan Asma no 5 dan 6. Jika Asma no 5 dan 6 sudah hafal. Ulangi kembali hafalan Asma no 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 berkali-kali sampai benar hafal. Jika sudah hafal baru melangkah ke dua Asma selanjutnya. Begitu seterusnya hingga Anda dapat menghafal 10 Asma dalam kelompok A.

9. Agar tidak terlalu berat beban Anda dalam menghafal. Cukuplah dalam 1 hari kamu menghafal 1 kelompok Asma saja (kecuali kamu masih muda dan/atau memiliki kemampuan menghafal yang bagus).

Jadi misalnya :

- Hari pertama : menghafal kelompok A
- Hari kedua : sebelum menghafal kelompok B, cobalah ucapkan kembali keseluruhan Asma pada kelompok A. Pastikan tidak ada Asma yang salah, tertinggal maupun keliru urutannya. Jika seluruh Asma dari kelompok (A sudah mantap silahkan melanjutkan ke kelompok B. Jika seluruh Asma dari kelompok B sudah berhasil dihafalkan. Silahkan sebutkan keseluruhan Asma dari kelompok A kemudian disambung seluruh Asma dari kelompok B.
- Hari ketiga: sebutkan kembali seluruh Asma dari kelompok A dan B. Jika sudah benar-benar mantap silahkan lanjutkan lagi menghafal Asma dari kelompok C. Jika seluruh Asma dari kelompok C sudah hafal silakan ulangi kembali seluruh Asma dari kelompok A, B dan C. Demikian seterusnya sampai seluruh Asma dalam seluruh kelompok berhasil dihafalkan.

Note :
- Untuk kelompok I Asma dibagi sebagai berikut:
* Nomor 81 dan 82 --> YAA MUNTAQIMU YA AFUW
* Nomor 83 dan 84 --> YAA RA’UUFU YA MALIKAL MULK
* Nomor 85 (tanpa pasangan) --> YAA DZAL JALAALI WAL IKRAM
* Nomor 86 dan 87 --> YAA MUQSITU YAA JAAMI`
* Nomor 88 dan 89 --> YAA GHANIY YAA MUGHNIY

- Untuk kelompok J tinggal melanjutkan saja dari kelompok I
- Dalam menghafal kamu bisa menggunakan tasbih (gunakan biji tasbih yang berjumlah 99, sesuai dengan jumlah Asmaul Husna) sebagai alat bantu untuk memastikan bahwa urutan Asma yang kamu hafal sudah benar. Jadi misalnya kamu menyebut Asma nomor 1, Anda pegang butir tasbih nomor 1 demikian seterusnya. Apabila kebetulan anda tidak mempunyai tasbih, kamu bisa menggunakan jari-jari tangan kamu (sebaiknya cukup jari-jari tangan kanan saja). Jadi untuk menghafalkan 1 kelompok Asma cukup menggunakan 5 jari sebelah kanan kamu saja.

Contoh kelompok A
- Ibu jari : sambil menyebut Asma no 1 dan 2
- Telunjuk : sambil menyebut Asma no 3 dan 4
- Jari tengah : sambil menyebut Asma no 5 dan 6
- Jari manis : sambil menyebut Asma no 7 dan 8
- Kelingking : sambil menyebut Asma no 9 dan 10

Begitu sampai kelingking, kembali lagi ke ibu jari untuk menyebut Asma dari kelompok B, demikian seterusnya sampai selesai. Dengan cara seperti yang diuraikan di atas. InsyaAllah anda dapat menghafal Asmaul Husna dalam waktu tidak terlalu lama. Dan jika sudah hafal hendaknya sering-sering mengucapkan agar hafalan tersebut tidak hilang atau lupa begitu saja.

Demikianlah Tips dan Trik Menghafal Asmaul Husna, semoga bermanfaat untuk kita semuanya dan selamat mencoba. Bismillah

Cara Menghafal 114 Nama Surat Dalam Al Quran




 Menghafal nama – nama Surah dengan metoda cerita

Metoda yang penulis buat ini sebenarnya terinspirasi dari metoda Quantum Learning melalui pelatihan yang telah diikuti. Prinsipnya bagaimana belajar itu mudah dan menyenangkan. Dan tidak ada salahnya kita gunakan dalam proses mengenal Al-Qur’an dari sisi-sisi tertentu.
Salah satunya adalah menghafal nama – nama surah dalam Al-Qur’an. Mulai saat ini anda diajak untuk mengenal nama-nama surah dalam Al-Qur’an. Anda akan dibawa keluar dari zona nyaman menuju satu pengalaman baru yang mengasyikkan. Membuat anda sadar dan melek dari mitos – mitos yang menyesatkan tentang ghuluw atau bahkan ekstrim yang terlalu jauh menyimpang dalam mensikapi keutamaan Al-Qur’an. Al-Qur’an dianggap sebagai suatu yang mistik. Padahal sebenarnya Al-Qur’an itu mu’jizat. Al-Qur’an memiliki hayawiyyah atau dinamis penuh makna.
Dan metoda berikut ini merupakan salah satu pensikapan dinamis dan unik. Bisa dinikmati manfaatnya bagi setiap muslim yang ingin lebih akrab bermu’ayasyah ma’l qur’an dari sisi nama-nama surahnya yang berjumlah 114 surah. Karena itu cobalah metoda ini ;

a.       Cara menghafal

Dalam metoda cerita ini pendekatannya melalui arti atau terjemah dari nama surah yang berbahasa Arab. Yang perlu diperhatikan di sini adalah bukan kebenaran ceritanya tetapi bagaimana anda bisa menghafal dan mengingat nama – nama surah dalam Al-Qur’an dengan mudah, karena cerita ini bersifat imajinatif bukan hakiki.
Cerita berikut dibuat bersifat penggalan – penggalan (per sepuluh surah kecuali surah yang ke-91 – 99 dan ke-100 sampai terakhir). Hal ini akan membantu anda mempermudah dalam menghafal dan mengingat kembali nama – nama Surah dalam Al-Qur’an. Ingat yang dihafal bukan ceritanya tetapi alur cerita nama – nama surah Al-Qur’an (dalam terjemah) yang tertulis dengan huruf tebal dan kapital. Seperti ;

PEMBUKAAN, SAPI BETINA dan seterusnya.

Praktisnya adalah sebagai berikut;

·         Bacalah cerita tersebut (misalnya cerita I; 1-10) sambil tersenyum.
·         Boleh dibaca dalam hati atau dengan suara. Perhatikan pada kata - kata bercetak tebal dan berikan tekanan bunyi yang berbeda dari kata yang tidak bercetak tebal.
·         Bayangkan anda sendiri sedang manjadi pelaku atau terlibat langsung dalam alur cerita tersebut. Kalau bisa sambil membayangkan dan gerakkan anggota tubuh anda sebagai bentuk kreasi dari imajinasi anda.
·         Tulis ulang kata – kata yang bercetak tebal sesuai yang anda ingat saja, lalu cocokkan dan urutkan sesuai urutannya.
·         Setelah anda berhasil menulis ulang kata – kata yang bercetak tebal, dengan melihat kata – kata tersebut cobalah anda mengulang (mengingat) kembali alur ceritanya tanpa harus sama persis.
·         Berikutnya anda melihat grafik kata – kata yang bercetak tebal dan bacalah dalam bahasa Arabnya. Ingat jangan dihafal terlebih dahulu teks arab yang ditulis dengan huruf latin tersebut (hal tersebut akan dibahasa tersendiri).

b.      Cara Mengingat ulang

Bila anda lupa dengan nama surah tertentu, misalnya saja anda lupa dengan nama Surah ke-13, maka langsung saja anda mengingat -ingat alur cerita tersebut. Dimulai dari urutan surah yang ke-11 yaitu HUD. Maka anda akan teringat bahwa HUD dan YUSUF disambar PETIR. Secara otomatis dalam hitungan menit atau bahkan detik, anda akan dengan cepat mengingatnya kembali bahwa surat yang ke-13 adalah Surah PETIR (yang Bahasa Arabnya AR RA’D). Menyenangkan bukan?
Selamat mencoba dan menikmati. Semoga anda benar – benar puas.

c.       Tekhnis Menghafal

Berikut ini teknis dan cara menghafal nama – nama surah dengan metoda cerita yang dibagi dalam 11 bagian (cerita) agar memudahkan kita dalam penguasaan maksimal dan cepat.

Cerita I;   (Surah 1 – 10)

Aku membaca Al-Qur’an dimulai dengan PEMBUKAAN. Kebetulan waktu itu tetanggaku sedang memotong SAPI BETINA untuk KELUARGA IMRAN yang punya anak wanita bernama AN NISA. Ia lapar makan HIDANGAN, sisanya ia berikan untuk BINATANG TERNAK yang berkandang di TEMPAT-TEMPAT YANG TINGGI, di sana dibagikan HARTA RAMPASAN PERANG yang dilakukan setelah TAUBAT seperti taubatnya YUNUS

NO KRONOLOGI CERITA
1.       PEMBUKAAN – AL-FATIHAH
2.       SAPI BETINA – AL-BAQOROH
3.       KELUARGA IMRAN – ALI IMRON
4.       AN NISA (WANITA) – AN NISA
5.       HIDANGAN – AL MAIDAH
6.       BINATANG TERNAK – AL AN ‘AM
7.       TEMPAT-TEMPAT YANG TINGGI – AL A’ ROF
8.       HARTA RAMPASAN PERANG – AL ANFAL
9.       TAUBAT – AT TAUBAH
10.   YUNUS -YUNUS

Cerita II;   (Surah 11 – 20)

HUD dan YUSUF disambar PETIR sementara itu IBRAHIM sedang berada di PEGUNUNGAN HIJR tempat dimana LEBAH memulai PERJALANAN MALAM menuju ke GUA tempat bersembunyinya MARYAM dan TOHA.

NO KRONOLOGI CERITA
11.   HUD – HUD
12.   YUSUF-YUSUF
13.   PETIR – AR RA’D
14.   IBRAHIM -IBRAHIM
15.   PEGUNUNGAN HIJR – AL HIJR
16.   LEBAH – AN NAHL
17.   PERJALANAN MALAM – AL ISRO
18.   GUA – AL KAHFI
19.   MARYAM – MARYAM
20.   TOHA – TOHA

Cerita III;    (Surah 21 – 30)
PARA NABI pergi HAJI diikuti oleh ORANG-ORANG BERIMAN berpakain putih-putih sehingga laksana CAHAYA yang menjadi PEMBEDA ANTARA YANG BENAR DAN BATHIL seperti ceritanya PARA PENYAIR tentang SEMUT dalam buku KISAH -KISAH dan juga tentang LABA-LABA yang menyerang BANGSA ROMAWI.

NO KRONOLOGI CERITA
21.   PARA NABI – AL ANBIYA
22.   HAJI – AL HAJJ
23.   ORANG – ORANG BERIMAN-AL MU’MINUN
24.   CAHAYA – AN NUR
25.   PEMBEDA ANTARA YANG BENAR DAN BATHIL – AL FURQON
26.   PARA PENYAIR – ASY SYU ‘ARO
27.   SEMUT-AN NAML
28.   KISAH-KISAH – AL QOSHOSH
29.   LABA-LABA – AL ‘ANKABUT
30.   BANGSA ROMAWI – AR RUM

Cerita IV;    (Surah 31 – 40)

LUKMAN tidak berSUJUD di kaki GOLONGAN YANG BERSEKUTU dengan KAUM SABA’ yang tidak beriman kepada Yang Maha PENCIPTA. Sementara itu YASIN menyiapkan orang YANG BERSHAF – SHAF membentuk huruf SHOD dengan ROMBONGAN – ROMBONGAN untuk memohon kepada YANG PENGAMPUN dari kesalahan.

NO KRONOLOGI CERITA
31.   LUKMAN – LUQMAN
32.   SUJUD – AS SAJDAH
33.   GOLONGAN YANG BERSEKUTU – AL AHZAB
34.   KAUM SABA’ – SABA’
35.   PENCIPTA – FATHIR
36.   YASIN – YASIN
37.   YANG BERSHAF-SHAF – ASH SHOOFFAT
38.   SHOD – SHOD
39.   ROMBONGAN-ROMBONGAN – AZ ZUMAR
40.   YANG PENGAMPUN – GHOFIR

Cerita V;    (Surah 41 – 50)

YANG DIJELASKAN dalam MUSYAWARAH itu tentang hukum PERHIASAN bukan tentang KABUT membawa orang YANG BERLUTUT di BUKIT – BUKIT PASIR, saat MUHAMMAD mendapat KEMENANGAN ditandai dengan KAMAR – KAMAR bertuliskan huruf QOF.

NO KRONOLOGI CERITA
41.   YANG DIJELASKAN – FUSHSHILAT
42.   MUSYAWARAH – ASY SYURA
43.   PERHIASAN – AZ ZUKHRUF
44.   KABUT – AD DUKHAN
45.   YANG BERLUTUT – AL JATSIYAH
46.   BUKIT-BUKIT PASIR – AL AHQOF
47.   MUHAMMAD – MUHAMMAD
48.   KEMENANGAN – AL FATH
49.   KAMAR-KAMAR – AL HUJURAT
50.   QOF – QOF

Cerita VI;    (Surah 51 – 60)

ANGIN YANG MENERBANGKAN menghembus ke BUKIT saat BINTANG dan BULAN bersinar sebagai bukti kuasa YANG MAHA PEMURAH yang akan mendatangkan HARI KIAMAT menghancurkan BESI pada saat WANITA YANG MENGAJUKAN GUGATAN mengalami PENGUSIRAN sebagaimana menimpa PEREMPUAN YANG DIUJI.

NO KRONOLOGI CERITA
51.   ANGIN YANG MENERBANGKAN – ADZ DZARIYAT
52.   BUKIT – ATH THUR
53.   BINTANG – AN NAJM
54.   BULAN – AL QOMAR
55.   YANG MAHA PEMURAH – AR RAHMAN
56.   HARI KIAMAT – AL WAQI ‘AH
57.   BESI – AL HADID
58.   WANITA YANG MENGAJUKAN GUGATAN – AL MUJADILAH
59.   PENGUSIRAN – AL HASYR
60.   PEREMPUAN YANG DIUJI – AL MUMTAHANAH

Cerita VII;    (Surah 61 – 70)

BARISAN orang beriman pada HARI JUM’AT berbeda dengan ORANG – ORANG MUNAFIK saat HARI DITAMPAKAN KESALAHAN – KESALAHAN orang yang suka TALAK dalam pernikahan dan Allah MENGHARAMKAN pelimpahan KERAJAAN secara tertulis dengan PENA pada HARI KIAMAT yang tidak ada lagi TEMPAT – TEMPAT NAIK bagi amal sholih.

NO KRONOLOGI CERITA
61.   BARISAN – ASH SHOF
62.   HARI JUM’AT – AL JUMU’AH
63.   ORANG-ORANG MUNAFIK – AL MUNAFIQUN
64.   HARI DITAMPAKAN KESALAHAN-KESALAHAN – AL TAGHOBUN
65.   TALAK – ATH THOLAQ
66.   MENGHARAMKAN – AT TAHRIM
67.   KERAJAAN – AL MULK
68.   PENA – AL QOLAM
69.   HARI KIAMAT – AL HAAQQAH
70.   TEMPAT-TEMPAT NAIK – AL MA ‘ARIJ

Cerita VIII;    (Surah 71 – 80)

NUH diganggu JIN saat ORANG YANG BERSELIMUT dan ORANG YANG BERKEMUL tertidur pulas tidak menyadari datangnya KIAMAT ketika MANUSIA didatangkan MALAIKAT YANG DIUTUS menyampaikan BERITA BESAR tentang kematian yang dibawa MALAIKAT – MALAIKAT YANG MENCABUT nyawa sedangkan IA BERMUKA MASAM.

NO KRONOLOGI CERITA

71.   NUH – NUH
72.   JIN – AL JINN
73.   ORANG YANG BERSELIMUT – AL MUZAMMIL
74.   ORANG YANG BERKEMUL – AL MUDATSTSIR
75.   KIAMAT – AL QIYAMAH
76.   MANUSIA – AL INSAN
77.   MALAIKAT YANG DIUTUS – AL MURSALAT
78.   BERITA BESAR – AN NABA’
79.   MALAIKAT-MALAIKAT YANG MENCABUT – AN NAZI ‘AT
80.   IA BERMUKA MASAM – ‘ABASA

Cerita IX;    (Surah 81 – 90)

Gempa MENGGULUNG bumi hingga TERBELAH dan ORANG-ORANG YANG CURANG pun ikut TERBELAH hancur lebur menjadi GUGUSAN BINTANG diantaranya bintang YANG DATANG DI MALAM HARI atas kuasa YANG PALING TINGGI pada HARI PEMBALASAN tidak akan muncul FAJAR di NEGERI manapun.

NO KRONOLOGI CERITA
81.   MENGGULUNG – AT TAKWIR
82.   TERBELAH – AL INFITHOR
83.   ORANG-ORANG YANG CURANG – AL MUTHOFFIFIN
84.   TERBELAH – AL INSYIQOQ
85.   GUGUSAN BINTANG – AL BURUJ
86.   YANG DATANG DI MALAM HARI – ATH THORIQ
87.   YANG PALING TINGGI – AL A ‘LA
88.   HARI PEMBALASAN – AL GHOSYIYAH
89.   FAJAR – AL FAJR
90.   NEGERI – AL BALAD

Cerita X;    (Surah 91 – 99)

MATAHARI tenggelam saat MALAM tiba hingga datang WAKTU DHUHA Allah MELAPANGKAN rizki dan menumbuhkan BUAH TIN untuk manusia yang berasal dari SEGUMPAL DARAH tanpa KEMULIAAN sedikit pun sebagai BUKTI akan terjadi KEGONCANGAN dunia.

NO KRONOLOGI CERITA
91.   MATAHARI – ASY SYAMS
92.   MALAM – AL LAIL
93.   WAKTU DHUHA – ADH DHUHA
94.   MELAPANGKAN – AL INSYIROH
95.   BUAH TIN – AT TIN
96.   SEGUMPAL DARAH – AL ‘ALAQ
97.   KEMULIAAN – AL QODR
98.   BUKTI – AL BAYYINAH
99.   KEGONCANGAN – AZ ZALZALAH

Cerita XI;    (Surah 100 – 114)

KUDA PERANG YANG BERLARI KENCANG pada HARI KIAMAT tidak lagi untuk BERMEGAH-MEGAHAN pada MASA itu si PENGUMPAT diinjak – injak GAJAH milik SUKU QURAISY tanpa menyisakan BARANG – BARANG YANG BERGUNA sedikit pun, apalagi NI’MAT YANG BANYAK semuanya pergi dari ORANG-ORANG KAFIR tanpa mendapat PERTOLONGAN dari GEJOLAK API yang membakar karena tidak MEMURNIKAN KEESAAN ALLAH yang sejak WAKTU SUBUH semua MANUSIA telah melaksankannya.

NO KRONOLOGI CERITA
100.                        KUDA PERANG YANG BERLARI KENCANG – AL ‘ADIYAT
101.                        HARI KIAMAT – AL QORI ‘AH
102.                        BERMEGAH-MEGAHAN – AT TAKATSUR
103.                        MASA – AL ‘ASHR
104.                        PENGUMPAT – AL HUMAZAH
105.                        GAJAH – AL FI-L
106.                        SUKU QURAISY – QURAISY
107.                        BARANG-BARANG YANG BERGUNA – AL MA ‘UN
108.                        NI’MAT YANG BANYAK – AL KAUTSAR
109.                        ORANG-ORANG KAFIR – AL KAFIRUN
110.                        PERTOLONGAN – AN NASHR
111.                        GEJOLAK API – AL LAHAB
112.                        MEMURNIKAN KEESAAN ALLAH – AL IKHLASH
113.                        WAKTU SUBUH – AL FALAQ
114.                        MANUSIA – AN NAAS

smg bermanfaat, amiin.